Perbedaan Socket Prosesor Pada Motherboard
Perbedaan Socket Prosesor Pada Motherboard (Soket T, H, H1, H2, dan H3)
2. Jenis socket H/H1 ( LGA 1156 )
3. Jenis socket H2 ( LGA 1155 )
4. Jenis socket H3 ( LGA 1150 )
1. Jenis Socket T ( LGA 775 )


Socket LGA 775 (Land Grid Array) atau disebut juga socket tipe T. Socket ini sangat berbeda dari socket generasi sebelumnya yang berupa lubang socket untuk menancapkan kaki-kaki prosesor yang jumlahnya sangat banyak
Socket LGA 775 memiliki pin yang menonjol dengan jumlah keseluruhan 775 pin. Pin-pin tersebut adalah titik kontak sentuh dengan prosesor
Seri produk yang kompatibel dengan socket T atau LGA 775 adalah :
- Intel Pentium 4 (2,60 – 3,80 Ghz)
- Intel Pentium 4 Extreme Edition (3,20 – 3,73 Ghz)
- Intel Pentium Dual Core
- Intel Core 2 Duo
- Intel 2 Extreme
- Intel 2 Quad
- Intel Xeon
- Intel Celeron
2. Jenis Socket H/H1 ( LGA 1156 )
Penerus LGA 775 adalah LGA 1156 atau dikenal pula sebagai socket H/H1. Socket ini dirancang untuk memperbaiki kinerja LGA 775
Beberapa prosesor yang bisa digunakan pada soket LGA 1156 adalah prosesor dengan code name Lynfield (pentium i5, i7, dan Xeon) dan prosesor dengan code name Clarkdale 9Celeron, i3 ,dan i5).Penggunaan socket H/H1 ini memungkinkan user upgrade prosesor tanpa berganti motherboard.
3. Jenia Socket H2 ( LGA 1155 )

LGA 1155 adalah socket yang mendukung mikroprosesor Intel Sandy Bridge dan Ivy Bridge. Socket ini memiliki 1155 pin. dan pin tersebut diatur dengan sistem Array 40x40 dengan bagian tengah area kosong (24x16) dan ada 61 pin yang dihilangkan dan 2 pin yang berdampingan di tengah area, sehingga total adalah 1600 – 384 – 61 = 1.155 pin.
4. Jenis Socket H3 ( LGA 1150 )



Socket penerus socket H2 adalah LGA 1150 atau socket H3. Socket ini mendukung prosesor buatan Intel, khususnya prosesor dari keluarga Haswell dan generasi setelahnya, yaitu Broadwell. Socket ini punya 1150 pin yang digunakan untuk menghubungkan semua konektor pada prosesor ke motherboard. Kelebihan socket H3 ini adalah dukungan terhadap semua jenis output video termasuk di dalamnya VGA, DVI dan HDMI. Bahkan socket ini juga mendukung teknologi Intel Clear Video Technology.
Kinerja motherboard sangat bergantung pada kinerja sebuah prosesor. dan sebuah prosesor sangat bergantung pada socket yang mendukungnya. Bahkan jika salah meletakkan atau titik kontak tidak menempel dengan baik maka kinerja prosesor juga akan terganggu
Oleh sebab itu jika hendak upgrade komputer atau merakit komputer perhatikan benar-benar jenis dan tipe socket prosesornya pada motherboard yang akan dibeli.
Motherboard menentukan masa depan komputer dimana perkembangan thecnology semakin maju komputer juga dapat di upgrade dari sisi motherboard yang tanpa harus menggantinya dengan yang baru untuk meningkatkan speck yang lebih baik dari sebelumnya
Pada saat merakit komputer atau hendak mengganti dalaman dari sebuah komputer seperti prosesor maka sangat penting untuk mengetahui socket atau dudukan prosesor pada sebuah motherboard.
Socket bisa disebut juga sebagai konektor atau dudukan yang ada pada sebuah motherboard dimana socket berperan untuk menyambungkan atau memasang komponen komputer seperti Harddisk, VGA Card, Sound Card dan komponen lainnya. Salah satu jenis Socket Prosesor yang harus diketahui jenis seri dan tipenya adalah :
1. Jenis socket T ( LGA 775 )2. Jenis socket H/H1 ( LGA 1156 )
3. Jenis socket H2 ( LGA 1155 )
4. Jenis socket H3 ( LGA 1150 )
1. Jenis Socket T ( LGA 775 )


Socket LGA 775 (Land Grid Array) atau disebut juga socket tipe T. Socket ini sangat berbeda dari socket generasi sebelumnya yang berupa lubang socket untuk menancapkan kaki-kaki prosesor yang jumlahnya sangat banyak
Socket LGA 775 memiliki pin yang menonjol dengan jumlah keseluruhan 775 pin. Pin-pin tersebut adalah titik kontak sentuh dengan prosesor
Seri produk yang kompatibel dengan socket T atau LGA 775 adalah :
- Intel Pentium 4 (2,60 – 3,80 Ghz)
- Intel Pentium 4 Extreme Edition (3,20 – 3,73 Ghz)
- Intel Pentium Dual Core
- Intel Core 2 Duo
- Intel 2 Extreme
- Intel 2 Quad
- Intel Xeon
- Intel Celeron
2. Jenis Socket H/H1 ( LGA 1156 )
Penerus LGA 775 adalah LGA 1156 atau dikenal pula sebagai socket H/H1. Socket ini dirancang untuk memperbaiki kinerja LGA 775
Beberapa prosesor yang bisa digunakan pada soket LGA 1156 adalah prosesor dengan code name Lynfield (pentium i5, i7, dan Xeon) dan prosesor dengan code name Clarkdale 9Celeron, i3 ,dan i5).Penggunaan socket H/H1 ini memungkinkan user upgrade prosesor tanpa berganti motherboard.
3. Jenia Socket H2 ( LGA 1155 )

LGA 1155 adalah socket yang mendukung mikroprosesor Intel Sandy Bridge dan Ivy Bridge. Socket ini memiliki 1155 pin. dan pin tersebut diatur dengan sistem Array 40x40 dengan bagian tengah area kosong (24x16) dan ada 61 pin yang dihilangkan dan 2 pin yang berdampingan di tengah area, sehingga total adalah 1600 – 384 – 61 = 1.155 pin.
4. Jenis Socket H3 ( LGA 1150 )



Socket penerus socket H2 adalah LGA 1150 atau socket H3. Socket ini mendukung prosesor buatan Intel, khususnya prosesor dari keluarga Haswell dan generasi setelahnya, yaitu Broadwell. Socket ini punya 1150 pin yang digunakan untuk menghubungkan semua konektor pada prosesor ke motherboard. Kelebihan socket H3 ini adalah dukungan terhadap semua jenis output video termasuk di dalamnya VGA, DVI dan HDMI. Bahkan socket ini juga mendukung teknologi Intel Clear Video Technology.
Kinerja motherboard sangat bergantung pada kinerja sebuah prosesor. dan sebuah prosesor sangat bergantung pada socket yang mendukungnya. Bahkan jika salah meletakkan atau titik kontak tidak menempel dengan baik maka kinerja prosesor juga akan terganggu
Oleh sebab itu jika hendak upgrade komputer atau merakit komputer perhatikan benar-benar jenis dan tipe socket prosesornya pada motherboard yang akan dibeli.
Motherboard menentukan masa depan komputer dimana perkembangan thecnology semakin maju komputer juga dapat di upgrade dari sisi motherboard yang tanpa harus menggantinya dengan yang baru untuk meningkatkan speck yang lebih baik dari sebelumnya

Comments